Sekilas pasal 7.1.6 (Organisational Knowledge) ISO 9001:2015 terlihat seperti tidak asing dengan pasal yang ada di ISO 9001:2008 yaitu terkait dengan pelatihan. Namun jika pasal ini mengandung maksud yang sama dengan pasal sebelumnya, buat apa ada penambahan pasal 7.1.6 ini…??!!
Secara garis besar kandungan dari pasal 7.1.6 ini memang bisa dibilang terkait dengan pengetahuan namun tidak hanya pengetahuan untuk peningkatan skill saja, tetapi di pasal ini memiliki makna yang berbeda dimana perusahaan/organisasi diminta untuk menetapkan serta memelihara pengetahuan untuk memastikan proses operasional yang ada di organisasi dapat mencapai kesesuaian produk dan jasa. Mengingat kondisi perubahan eksternal saat ini yang terjadi cukup deras/eksponential, maka menuntut perusahaan untuk melakukan sebuah upaya sehingga bisa menyesuaikan terhadap perubahan yang terjadi. Seperti misalnya melakukan identifikasi kebutuhan pengetahuan apa yang sesuai dengan kondisi perubahan saat ini.
Sebagai contoh: ketika sebuah perusahaan mempunyai program untuk meningkatkan efisiensi atau productivity, peningkatan/improvement, maka perusahaan harus mempunyai rencana kegiatan seperti studi banding dengan perusahaan lain agar bisa belajar atau menambah pengetahuan yang bisa dijadikan sebagai inputan untuk bisa mencapai apa yang sudah di targetkan oleh perusahaan.
Kemudian selain itu pasal 7.1.6 mempunyai tujuan supaya perusahaan menetapkan metode penanganan supaya tidak terjadinya kehilangan pengetahuan. Sebagai contoh: salah satu kendala sebuah perusahaan adalah ketika sebuah pekerjaan hanya ditangani oleh satu orang karyawan yang memahami fungsi kerjanya, maka biasanya akan menjadi kendala ketika karyawan yang bersangkutan berhenti bekerja atau mengundurkan diri dari perusahaan. Maka salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan cara melakukan rotasi karyawan termasuk ada ketentuan handover supaya sebuah fungsi kerja tidak hanya tergantung oleh salah satu karyawan saja.
Kesimpulan yang bisa diambil dari Pasal 7.1.6 ini adalah supaya perusahaan/organisasi tidak hanya fokus dalam peningkatan skill karyawan melalui pelaksanaan pelatihan, tetapi sebaiknya peningkatan pengetahuan yang dilakukan juga harus mempertimbangkan aspek kebutuhan perusahaan dengan melihat kondisi perubahan yang terjadi saat ini.
Semoga Bermanfaat
Nanang S. Hadisaputra
