MMS Consulting

Dengan semakin ketatnya persaingan global, menjadikan perusahaan harus mampu bersaing secara lebih kompetitif. Dengan derasnya perubahan eksternal yang kehadirannya tidak bisa dibendung, mendorong perusahaan untuk bisa melakukan improvement.

Terdapat dua kunci keberhasilan improvement diperusahaan yaitu perlu adanya hard skill dan juga soft skill. Hard skill artinya pengetahuan (knowledge) dari sebuah proses yang bisa dituangkan untuk menjadi sebuah ide improvement. Soft skill artinya motivasi untuk membuat ide improvement dan menerapkannya. Mempunyai pengetahuan (hard skill) untuk membuat improvement saja tanpa adanya motivasi, pada umumnya yang terjadi adalah ide improvement hanya berujung menjadi sebuah wacana saja karena kurangnya dorongan untuk mengajukan dan merealisasikannya. Begitu pula sebaliknya, hanya ada motivasi (soft skill) saja tanpa didukung oleh pengetahuan yang mumpuni, seringkali menjadi improvement yang sporadis atau bisa jadi tidak terarah.

Atas dasar itulah Mitra Manajemen Consulting terlahir, dengan harapan bisa memberikan “Total Solution” dan menjadi “Mitra Bisnis yang Terpercaya” untuk perusahaan. Selain mempunyai konsultan yang telah berpengalaman dibidangnya, konsep yang kami bawakan dalam pengembangan sistem maupun dalam pelatihan adalah dengan mengkombinasikan antara hard skill dan juga soft skill. Tujuannya adalah selain bisa memberikan pengetahuan tetapi juga memberikan sentuhan motivasi agar sistem yang telah dibuat akan dijalankan dengan tanpa adanya paksaan melainkan karena menganggap sistem adalah sebuah kebutuhan.

VISI

Menjadi perusahaan penyedia jasa konsultasi & training yang terpercaya serta dapat memberikan solusi dan added value untuk customer agar bisa lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan global.

MISI

  1. Senantiasa selalu mengutamakan kebutuhan pelanggan & interested parties.
  2. Pengembangan sistem tidak hanya berorientasi terhadap pemenuhan persyaratan akan tetapi bagaimana menjadikan sistem untuk bisa diterapkan sebagai rutinitas sehari-hari
  3. Sistem yang dibuat menggunakan pendekatan natural proses serta permasalahan yang sering dihadapi.
  4. Mengkombinasikan antara sistem yang berbasis pencegahan (Risk Based Thinking) dengan perubahan mindset/pola pikir melalui sentuhan motivasi kepada karyawan.
  5. Memberikan added value kepada perusahaan agar lebih kompetitif ditengah persaingan global.